Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-06 03:13:13【Kabar Kuliner】355 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(6)
Sebelumnya: Kemensos rehabilitasi korban ledakan di masjid SMA 72 Jakarta
Selanjutnya: Kiat menghindari penyakit semasa banjir
Artikel Terkait
- Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global
- Kolaborasi lintas sektor kunci keberhasilan MBG
- Askrindo Surabaya mitigasi "over financing" dari Rp200 T di Himbara
- Enam warisan budaya Jepara lolos sidang WBTb Indonesia 2025
- APMAKI minta polisi usut tuntas kasus nampan MBG pakai label palsu
- Bank Aladin Syariah siap biayai pelaku usaha halal Rp19 miliar
- Berkah Makan Bergizi Gratis
- MBG mandiri Kabupaten Penajam berdayakan lingkungan sekolah
- Siasat bersihkan rumah terdampak banjir dari kuman penyebab penyakit
- Muzani minta PIRA Gerindra sukseskan program MBG Presiden Prabowo
Resep Populer
Rekomendasi

Dari dapur saat fajar, ke meja belajar

Legislator: UU Kepariwisataan tandai perubahan pembangunan pariwisata

Pengelola SPPG di Lebak pasok bahan baku MBG dari luar

China catat pertumbuhan konsumsi yang stabil di liburan Hari Nasional

Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025

Pakar sarankan lima langkah sederhana jaga fokus

Media Hamas Sebut Kerugian Perang di Gaza Lampaui 70 Miliar Dolar AS

Anggota DPR: Program MBG jadi momen RI menuju lebih sehat & sejahtera